Sabtu, 20 Maret 2010

Senin, 15 Maret 2010

DEVI ANDRIAN

D : ..kekasih yang terbaik pernah dimiliki oleh siapapun
E : ..memiliki mata yang cantik
V : ..tidak suka menghakimi pasangan dan soal cinta
I : ..manis dan romatis

A : ..seorang yang gila-gila
N : ..pemberi ciuman yang bagus juga
D : ..kekasih yang terbaik pernah dimiliki oleh siapapun
R : ..seorang yang lucu
I : ..manis dan romatis
A : ..seorang yang gila-gila
N : ..pemberi ciuman yang bagus juga

pabila cinta memanggilmu

“Jika cinta tidak dapat mengembalikan engkau kepadaku dalam kehidupan ini… pastilah cinta akan menyatukan kita dalam kehidupan yang akan datang”

“Apa yang telah kucintai laksana seorang anak kini tak henti-hentinya aku mencintai… Dan, apa yang kucintai kini… akan kucintai sampai akhir hidupku, karena cinta ialah semua yang dapat kucapai… dan tak ada yang akan mencabut diriku dari padanya”

“Kemarin aku sendirian di dunia ini, kekasih; dan kesendirianku… sebengis kematian… Kemarin diriku adalah sepatah kata yang tak bersuara…, di dalam pikiran malam. Hari ini… aku menjelma menjadi sebuah nyanyian menyenangkan di atas lidah hari. Dan, ini berlangsung dalam semenit dari sang waktu yang melahirkan sekilasan pandang, sepatah kata, sebuah desakan dan… sekecup ciuman”

“Aku ingin mencintaimu dengan sederhana… seperti kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu… Aku ingin mencintaimu dengan sederhana… seperti isyarat yang tak sempat dikirimkan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada…”

“…pabila cinta memanggilmu… ikutilah dia walau jalannya berliku-liku… Dan, pabila sayapnya merangkummu… pasrahlah serta menyerah, walau pedang tersembunyi di sela sayap itu melukaimu…”

“…kuhancurkan tulang-tulangku, tetapi aku tidak membuangnya sampai aku mendengar suara cinta memanggilku dan melihat jiwaku siap untuk berpetualang”

“Tubuh mempunyai keinginan yang tidak kita ketahui. Mereka dipisahkan karena alasan duniawi dan dipisahkan di ujung bumi. Namun jiwa tetap ada di tangan cinta… terus hidup… sampai kematian datang dan menyeret mereka kepada Tuhan…”

“Jangan menangis, Kekasihku… Janganlah menangis dan berbahagialah, karena kita diikat bersama dalam cinta. Hanya dengan cinta yang indah… kita dapat bertahan terhadap derita kemiskinan, pahitnya kesedihan, dan duka perpisahan”

Minggu, 14 Maret 2010

PUASKAH KAU



Puaskah kau lukaiku
Puaskah kau sakitiku
Puaskah khianatiku
Puaskah hoo.. Sayangku

Di manakah nuranimu
Di mana akal sehatmu
Sekarang kau campakanku
Setelah kau dapatkanku


Mungkin hanya bila ku mati
Kau ‘kan berhenti ‘tuk menyakiti
Sampai kapan aku begini
Terus begini
Terus engkau lukai

Ingatlah saat yang lalu
Saat kau peluk diriku
Tapi kini semua lalu
Kau tega khianatiku

Selasa, 09 Maret 2010

harga sebuah kejujuran.. adalah kehilangan

ternyata di sisi lain manusia di samping harus berjuang mencari suatu pekerjaan...
ada juga yang harus menghadapi realita kehilangan pekerjaan dengan pengukapan suatu fakta dan kebenaran yang ada... apakah ini yang di namakan kehidupan...... apakah didunia ini tidak ada kejujuran lagi.....

Minggu, 07 Maret 2010

Luka Pertama

Awalnya aku tak mengira bila arang yang dulu kau genggam
yang membuat tanganmu berubah legam
yang kau simpan disela kasur setiap malam
adalah rencana yang ingin kau coreng ke hatiku

Hingga kini kan aku memang tidak menduga
bila bata yang kau semedikan di lemari
adalah dendam yang kau simpan di api sekam
dan sampai kau menghujamkannya ke wajahku semalam
aku masih di awan

inilah luka pertama yang telah kau bingkis dalam kado ulang tahunku
yang pitanya kau jalin dengan air mataku
lain kali bila kau ingin memaki
beri kabar dulu
Agar aku tahu menghunus pisau
hidangan untukmu
juga agar kau tau ketakutanku akan kau!